dont be fear

Mencari Arti kehidupan yg sebenarnya , adalah tujuan dari pria ini.
kakinya selalu melangkah kemanapun ia pergi, walaupun tanpa tujuan.
dia berharap menemukan dunia baru, dimana penuh tantangan yg akan selalu siap ia lalui.

Perjalanan kali ini,tampak perjalanan paling lelah dari yg pernah ia jalani, batuan terjal, rimbunnya semak belukar, tampak menjadi penghalang baginya.
dengan pakaian kantor,kemeja putih, dan dasi merahnya, ia tetap melangkah menyusuri sepanjang hutan tersebut
Banyak orang menyangka ia gila, karena ia selalu pergi kemanapun ia mau dengan pakaian kantornya.
saat berita tentang dirinya gempar, muncul 1 sejarah yg perlu mereka ketahui lagi
ya
Pria itu adalah pria separuh baya yg sudah berkeluarga, dia mempunyai 1 anak dan 1 istri.
tapi sudah lama istrinya meninggal.
tentu ini menyakitkan baginya, dia tinggal bersama anaknya sendiri di jepang dulu.
dia bekerja keras demi menghidupi anak yg paling di cintainya.
pada suatu hari, pria ini sedang akan melakukan sebuah rapat penting. saat sedang bersiap siap tiba" anaknya masuk ke ruangannya dengan membawa boneka.
"ayah, aku ingin pulang, anterin dong yah " kata anak itu

"nak,ayah rapat penting sekarang,ini demi kamu juga,kamu kan sudah besar, bisa pulang sendiri kan" kata ayahnya sambil membereskan file file yg masih tergeletak di meja

anaknya sunggu kecewa, tapi ia tau bahwa ayahnya sedang bekerja demi dirinya. dengan ini anak itu pulang sendiri menuju rumahnya yg agak jauh dari kantor tersebut

di kantor, rapat telah dimulai , sang pria mulai menunjukan presentasinya, selang beberapa jam, kemudian telefon berbunyi, telefon itu dipertunjukan untuknya.
betapa kagetnya dia, saat mendengar berita mengenaskan itu
anaknya tewas tertabrak truk saat menyebrang, dia tidak sempat dilarikan ke rumah sakit. kejadian ini telah terjadi 1jam yg lalu, tapi telefon baru datang lama setelah anak itu tertabrak
sang ayah yg kalap, memarahi penelefon itu.
"KENAPA KAMU TIDAK BERITAHU SAYA DARI TADI,SIALAN !!"
tampak tak dapat menahan lagi emosinya
kemudian pria di telfon berkata
"Saat Dia tertabrak,akulah yg menolongnya pertama, aku sudah hendak menelefon anda saat itu juga, tapi anak itu berbicara bahwa, jangan bilang ayahku, dia lagi sibuk, biarkan saja aku di sini, aku tak mau jadi pengganggu baginya yg ke 2 kali"

Penyesalan yg amat dalam tampak mengganggu jiwanya saat ini. inilah penyebab mengapa dia suka mencari tantangan, ya, dia ingin menjadi lebih kuat, agar bisa melindungi apa yg ia cintai

hari berlalu, sudah 1 hari 1 malam dia tidak makan di hutan tersebut, tubuhnya lemas, dia terkulai. dia berfikir inilah akhir hidupnya.
tapi
terlihat sosok di kejauhan, tampak seorang manusia, semangatnya kembali terpacu, ia mengejarnya.
oh ternyata seorang biksu tua. tapi entah mengapa dia berjalan cepat sekali di hutan yg blantara ini, tanpa pikir panjang, pria itu mengejarnya walaupun dalam keadaan sekarat

hah !!hah! hah !, tampak suara nafasnya terengah engah.
biksu itu akhirnya diam. dia menengokan kepalanya sedikit kebelakang
"Kenapa kau mengikutiku ?? apa yg mengusikmu ?" tanya nya
mendengar perkataan sang biksu, Pria itu langsung meneteskan air mata, dia menangis sangat keras.

akhirnya hari hari berlalu, diajarkanlah petuah petuah dari sang biksu kepada pria itu.
dilatihnya dia cara memakai pedang, disuruhnya ia memukul batang pohon dengan keras, agar melatih kekuatannya.
pria tadi semakin lelah saja, nafasnya makin terdengar oleh sang biksu.
tiba tiba sang biksu berkata, "Belummm.... Belum... belum.... Kamu bakal mati lho " kata sang biksu
Pria itu heran, apa yg biksu itu maksudkan.
"Pohon Itu Adalah masa lalu mu,kalau tak bisa mematahkannya,kamu tak bisa benar benar hidup" sambung sang biksu
mendengar kata kata itu, pria tersebut semakin keras memukul batang pohon tersebut, keras, dan semakin keras.
akhirnya dia tergeletak, nafasnya terengah engah.
biksu itu tampak menghampirinya
"sudah selesai nak ??" tanya nya.
dengan nafas terengah engah, sang pria bertanya
"Bagaimana Caranya agar aku lebih Kuat ?"
Pendeta itu tersenyum, duduklah ia dengan kaki tersimpul di sebelah pria itu
"Untuk menjadi lebih kuat ?? untuk mendapat kekuatan, artinya kamu mengenal kelemahan sendiri, dan kelemahan itu, adalah rasa takutmu sendiri,Rasa takut itu adalah menunggu sesuatu yg penting
untuk berani menunggu sesuatu yg penting, itu baru yg dinamakan Kekuatan"

esoknya, ia dihadapkan pada tebing yg curam, dibawahnya mengalir sungai yg tercipta dari air terju di sebelahnya, biksu itu menyuruhnya melompat. tentu pria itu takut sekali. bahkan untuk sampai ke ujung tebing ,ia berjalan sambil menutup matanya.
"Buka matamu,Buka Mata Dan tataplah Ketakutanmu, dengan mata tertutup... dibalik kelopak matamu itu, wajah ketakutan akan semakin besar,buka matamu dia lihatlah wujud ketakutanmu yg sebenarnya"
dengan ragu ragu,sang pria membuka sedikit demi sedikit matanya, tapi , si biksu dengan sigap mendorongnya ke bawah.
dia tenggelam kedalam kegelapan air tak berudara, terus tenggelam, tapi waktu dia berusaha membuka mataku, dia melihat di atas ada cahaya,dia berusaha setengah mati mencapai cahaya itu Dan PUAH !! keluarlah dia dari dasar sungai itu.



Ketakutan yg sebenarnya, adalah anda yg menciptakanya, anda Tidak berani untuk menatap hal tersebut,karena itulah disebut ketakutan.
maka tataplah dengan matang ketakutanmu itu, larilah menuju pusatnya, hancurkan ketakutanmu tersendiri. semakin kau menutup matamu (menghindar) terhadap ketakutan itu, semakin besar juga ketakutan itu berdiri dibelakangmu
Shootgun is offline